Pupuk Cak Wito : Optimalisasi Pertumbuhan Cabai (Capsicum annuum L.) dengan Pupuk Organik Bokashi, Bakteri PGP, dan Eco Enzyme di Tengah Krisis Kesuburan Tanah untuk Melancarkan SDGs
Nama Anggota
: Muhammad Nur Fakih Alfani
Kelas
: XII.5
NIS
: 12691
Nama Ketua
: Muhammad Maulana Faiz Salman
Kelas
: XII.5
NIS
: 12690
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Muhammad Najih Irfani, S.T
Tanggal Pengesahan
:
13-03-2026
Abstrak
:
Krisis kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan menjadi
tantangan besar bagi pertanian Indonesia dan menghambat pencapaian tujuan
Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan
SDG 15 (Life on Land). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menguji
efektivitas Pupuk Cak Wito, yaitu pupuk organik hasil kombinasi bokashi, bakteri
Plant Growth Promoting (PGP), dan eco enzyme, dalam mengoptimalkan
pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum annuum L.). Penelitian dilakukan secara
eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Bokashi difermentasi sebagai sumber
unsur hara makro, bakteri PGP ditambahkan untuk meningkatkan ketersediaan
nutrien dan produksi hormon pertumbuhan, sedangkan eco enzyme digunakan
untuk memperkaya enzim dan mikroba bermanfaat yang mendukung kesehatan
tanah. Formulasi pupuk diuji melalui analisis pH dan aplikasi pada tanaman cabai
untuk menilai pertumbuhan tinggi cabai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Pupuk Cak Wito pada F2 mampu memperbaiki kualitas tanah dengan menjaga
kestabilan pH pada kisaran 6,5–7,0, yang merupakan kondisi optimal bagi
pertumbuhan cabai. Selain itu, penggunaan pupuk ini terbukti meningkatkan
pertumbuhan tanaman, ditunjukkan oleh peningkatan tinggi tanaman sebesar ±40–
41% dibandingkan dengan tanaman kontrol. Inovasi ini menunjukkan potensi besar
sebagai pupuk organik cair yang efektif, ramah lingkungan, serta mampu
memanfaatkan limbah organik, sehingga dapat mendukung pencapaian Sustainable
Development Goals (SDGs) khususnya pada aspek ketahanan pangan dan
konservasi lahan pertanian.
Kata kunci: Pupuk Cak Wito, bokashi, bakteri PGP, eco enzyme, cabai,
kesuburan tanah, SDGs
tantangan besar bagi pertanian Indonesia dan menghambat pencapaian tujuan
Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan
SDG 15 (Life on Land). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menguji
efektivitas Pupuk Cak Wito, yaitu pupuk organik hasil kombinasi bokashi, bakteri
Plant Growth Promoting (PGP), dan eco enzyme, dalam mengoptimalkan
pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum annuum L.). Penelitian dilakukan secara
eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Bokashi difermentasi sebagai sumber
unsur hara makro, bakteri PGP ditambahkan untuk meningkatkan ketersediaan
nutrien dan produksi hormon pertumbuhan, sedangkan eco enzyme digunakan
untuk memperkaya enzim dan mikroba bermanfaat yang mendukung kesehatan
tanah. Formulasi pupuk diuji melalui analisis pH dan aplikasi pada tanaman cabai
untuk menilai pertumbuhan tinggi cabai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Pupuk Cak Wito pada F2 mampu memperbaiki kualitas tanah dengan menjaga
kestabilan pH pada kisaran 6,5–7,0, yang merupakan kondisi optimal bagi
pertumbuhan cabai. Selain itu, penggunaan pupuk ini terbukti meningkatkan
pertumbuhan tanaman, ditunjukkan oleh peningkatan tinggi tanaman sebesar ±40–
41% dibandingkan dengan tanaman kontrol. Inovasi ini menunjukkan potensi besar
sebagai pupuk organik cair yang efektif, ramah lingkungan, serta mampu
memanfaatkan limbah organik, sehingga dapat mendukung pencapaian Sustainable
Development Goals (SDGs) khususnya pada aspek ketahanan pangan dan
konservasi lahan pertanian.
Kata kunci: Pupuk Cak Wito, bokashi, bakteri PGP, eco enzyme, cabai,
kesuburan tanah, SDGs
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.