Kawellcup: Edible Cup Berbahan Dasar Alga Merah (Gracilaria verrucosa) dan Ekstrak Buah Kawista (Limonia acidissima) Untuk Menurunkan Kadar Glukosa pada Minuman
Nama Anggota
: Sabrina Maulida Kamila Z A
Kelas
: XII.5
NIS
: 0083691821
Nama Ketua
: Nurul Afifah Putri
Kelas
: XII.5
NIS
: 0081980104
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Naelatuz Zuhroh, S.Si.
Tanggal Pengesahan
:
27-04-2026
Abstrak
:
Plastik yang digunakan masyarakat sebagai kantong belanja hingga cup
minuman membutuhkan waktu 30 tahun bisa terurai. salah satu solusi adalah
pembuatan edible cup. Pembuatan edible cup ini menggunakan alga merah dan
kawista sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik edible cup dari alga merah dan mengetahui penurunan kadar glukosa
oleh ekstrak kawista yang akan ditambahkan pada edible cup Pembuatan edible cup
ini dimulai dengan ekstraksi alga merah dengan KOH 10%, kemudian ekstrak
dibuat karagenan dan ditambahkan gliserol dengan formulasi F1 (0,5%), F2 (1%),
F3 (2,5%), F4 (5%), dan F5 (7,5%). Edible cup yang dihasilkan, akan di uji kadar
air, uji ketebalan, uji daya tarik, uji kebocoran, uji daya serap air. Edible cup
kemudian ditambahkan ekstrak buah kawista sebagai antidiabetes. Pengujian
ekstrak dilakukan dengan cara mencampurkan ekstrak dengan formulasi 0,2%,
0,4%, 0,6%, 08%, 1% kedalam larutan glukosa. Hasil penelitian menunjukkan
formulasi terbaik dalam pembuatan edible cup adalah formula F3 karena
menghasilkan edible cup daya tariknya tinggi, ketebalan yang rendah dan daya
serap air terkecil. Edible cup formulasi F3 memiliki karakterisitik kadar air sebesar
0,25% ketebalan sebesar 2,49 mm, daya tarik 7,3% daya serap 0,28%. Semakin
tinggi konsentrasi ekstrak kawista yang digunakan, penurunan glukosa semakin
besar. Konsentrasi 60 ppm ekstrak kawista menurunkan kadar glukosa sebesar
42%.
minuman membutuhkan waktu 30 tahun bisa terurai. salah satu solusi adalah
pembuatan edible cup. Pembuatan edible cup ini menggunakan alga merah dan
kawista sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik edible cup dari alga merah dan mengetahui penurunan kadar glukosa
oleh ekstrak kawista yang akan ditambahkan pada edible cup Pembuatan edible cup
ini dimulai dengan ekstraksi alga merah dengan KOH 10%, kemudian ekstrak
dibuat karagenan dan ditambahkan gliserol dengan formulasi F1 (0,5%), F2 (1%),
F3 (2,5%), F4 (5%), dan F5 (7,5%). Edible cup yang dihasilkan, akan di uji kadar
air, uji ketebalan, uji daya tarik, uji kebocoran, uji daya serap air. Edible cup
kemudian ditambahkan ekstrak buah kawista sebagai antidiabetes. Pengujian
ekstrak dilakukan dengan cara mencampurkan ekstrak dengan formulasi 0,2%,
0,4%, 0,6%, 08%, 1% kedalam larutan glukosa. Hasil penelitian menunjukkan
formulasi terbaik dalam pembuatan edible cup adalah formula F3 karena
menghasilkan edible cup daya tariknya tinggi, ketebalan yang rendah dan daya
serap air terkecil. Edible cup formulasi F3 memiliki karakterisitik kadar air sebesar
0,25% ketebalan sebesar 2,49 mm, daya tarik 7,3% daya serap 0,28%. Semakin
tinggi konsentrasi ekstrak kawista yang digunakan, penurunan glukosa semakin
besar. Konsentrasi 60 ppm ekstrak kawista menurunkan kadar glukosa sebesar
42%.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.