Pengaruh Binaural Beats Auditory pada Perkembangan Embrio Telur Ayam dalam Masa Inkubasi Hingga Menetas
Nama Anggota
: Gladis Naila Agustin
Kelas
: XII.4
NIS
: 12644
Nama Ketua
: Syareefa Aisha Bailina
Kelas
: XII.5
NIS
: 12671
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Muhammad Najih Irfani, S.T
Tanggal Pengesahan
:
05-12-2026
Abstrak
:
Rendahnya keberhasilan penetasan telur ayam dapat terjadi akibat kerusakan internal embrio karena kontaminasi bakteri serta kondisi inkubasi yang kurang stabil. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh binaural beats auditory terhadap perkembangan embrio telur ayam kampung (Gallus gallus domesticus) menggunakan inkubator kardus sederhana. Penelitian menggunakan tiga kelompok perlakuan, yaitu kontrol, audio 417 Hz, dan binaural beats, masing-masing terdiri atas dua telur fertil. Peneliti memberikan paparan suara selama 2 jam per hari selama 21 hari inkubasi pada suhu 37,5°C. Hasil penelitian menunjukkan seluruh telur gagal menetas dengan daya tetas 0%. Rata-rata susut bobot telur mencapai 28%, sedangkan kelompok binaural beats menghasilkan susut bobot terendah sebesar 22,2%. Hasil candling hari ke-14 memperlihatkan gumpalan gelap tanpa pembuluh darah aktif yang menandakan kematian embrio dini (early embryonic mortality). Ketidakstabilan suhu inkubator, minimnya pembalikan telur, serta kualitas telur pasca-transportasi memengaruhi kegagalan penetasan. Binaural beats menunjukkan potensi positif terhadap kestabilan susut bobot telur, tetapi belum mampu meningkatkan daya tetas secara optimal.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.