Pembuatan Edible Film Berbahan Dasar Tanaman Ganyong (Canna discolor) sebagai Pengemas Jenang
Nama Anggota
: Aqila Zahra Dzakiyya
Kelas
: XII.6
NIS
: 12712
Nama Ketua
: Jacinda Athaya Bahardina
Kelas
: XII.6
NIS
: 12724
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Daroinis Sa'adah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
30-04-2026
Abstrak
:
Penggunaan plastik sebagai kemasan pangan yang sulit terurai menimbulkane permasalahan
lingkungan, sehingga diperlukan alternatif kemasan yang ramah lingkungan. Salah satu bahan
yang berpotensi digunakan adalah pati ganyong (Canna edulis) yang dapat diolah menjadi
edible film. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik edible film berbahan dasar
pati ganyong serta kemampuannya dalam memperpanjang daya simpan jenang dibandingkan
kemasan plastik. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pembuatan edible film
menggunakan pati ganyong, gliserol sebagai plasticizer, dan perasan lemon sebagai bahan
tambahan, kemudian dilakukan pengujian meliputi biodegradabilitas, daya serap air, dan
keawetan jenang selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible film memiliki sifat
biodegradable dengan tingkat penguraian mencapai 85% dalam 8 hari serta memiliki daya
serap air sebesar 35% yang menunjukkan sifat hidrofilik. Pada uji keawetan, jenang yang
dikemas menggunakan edible film memiliki daya simpan yang relatif mendekati kemasan
plastik meskipun mengalami perubahan tekstur lebih cepat. Dengan demikian, edible film dari
pati ganyong berpotensi sebagai alternatif kemasan yang ramah lingkungan dan cukup efektif
dalam menjaga kualitas produk pangan, sehingga dapat menjadi solusi dalam mengurangi
penggunaan plastik.
Kata kunci: biodegradable, edible film, jenang, pati ganyong
lingkungan, sehingga diperlukan alternatif kemasan yang ramah lingkungan. Salah satu bahan
yang berpotensi digunakan adalah pati ganyong (Canna edulis) yang dapat diolah menjadi
edible film. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik edible film berbahan dasar
pati ganyong serta kemampuannya dalam memperpanjang daya simpan jenang dibandingkan
kemasan plastik. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pembuatan edible film
menggunakan pati ganyong, gliserol sebagai plasticizer, dan perasan lemon sebagai bahan
tambahan, kemudian dilakukan pengujian meliputi biodegradabilitas, daya serap air, dan
keawetan jenang selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible film memiliki sifat
biodegradable dengan tingkat penguraian mencapai 85% dalam 8 hari serta memiliki daya
serap air sebesar 35% yang menunjukkan sifat hidrofilik. Pada uji keawetan, jenang yang
dikemas menggunakan edible film memiliki daya simpan yang relatif mendekati kemasan
plastik meskipun mengalami perubahan tekstur lebih cepat. Dengan demikian, edible film dari
pati ganyong berpotensi sebagai alternatif kemasan yang ramah lingkungan dan cukup efektif
dalam menjaga kualitas produk pangan, sehingga dapat menjadi solusi dalam mengurangi
penggunaan plastik.
Kata kunci: biodegradable, edible film, jenang, pati ganyong
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.