Repository

Detail Karya Tulis

PEMANFAATAN EKSTRAK LIMBAH KULIT BAWANG PUTIH (Allium Sativum) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI RAMAH LINGKUNGAN TERHADAP HAMA KUTU DAUN (Aphis gossypii)

Nama Ketua
M Rafif Akmaluzzuhair
Kelas
XII.6
NIS
12726
Kategori
MIPA dan Teknik
Pembimbing
Drs. H. Supriyanto
Tanggal Pengesahan
21-05-2026
Abstrak
Tanaman cabai rawit merupakan komoditas hortikultura penting di Indonesia. Tanaman ini sering terserang hama kutu daun Aphis gossypii, sehingga hasilnya menurun. Penelitian ini dilakukan untuk mencari cara pengendalian yang ramah lingkungan. Peneliti mencoba pestisida nabati dari limbah kulit bawang putih. Penelitian ini menguji pengaruh ekstrak kulit bawang putih terhadap mortalitas Aphis gossypii. Peneliti menentukan konsentrasi yang paling efektif dan menganalisis dampak ekstrak pada intensitas kerusakan daun cabai rawit. Penelitian ini pakai percobaan kuantitatif dengan empat perlakuan: P0 (kontrol negatif), P1 (30 ml ekstrak per liter), P2 (45 ml ekstrak per liter), dan P3 (60 ml ekstrak per liter). Peneliti mengamati pada 24 jam, 48 jam, dan 72 jam setelah aplikasi. Hasilnya, ekstrak limbah kulit bawang putih memengaruhi mortalitas hama dan intensitas kerusakan daun. Perlakuan P3 memberi hasil paling kuat. Mortalitas mencapai 86,67 % dalam 72 jam setelah aplikasi. Rata rata mortalitas berada di 68,89 %. Skor kerusakan daun paling rendah, hanya 0,90. Data ini menandakan bahwa konsentrasi ekstrak naik, mortalitas hama naik, kerusakan daun turun. Oleh karena itu, ekstrak limbah kulit bawang putih dapat dipakai sebagai insektisida nabati ramah lingkungan untuk mengendalikan Aphis gossypii pada tanaman cabai rawit.

Pratinjau Dokumen

Akses Dokumen Dibatasi

Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.