Formulasi Lilin Aromaterapi dengan Kulit Jeruk (Citrus sp.) dan Minyak Atsiri Kayu Putih (Melaleuca cajuputi) sebagai Alternatif Alami dalam Mengurangi Tingkat Stres pada Remaja
Nama Anggota
: Fairuz Rizka Amanda
Kelas
: XII.7
NIS
: 12753
Nama Ketua
: Aisha Nurul Azkiya
Kelas
: XII.7
NIS
: 12742
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Ema Nur Hidayah, S.Pd., M.Sc.
Tanggal Pengesahan
:
11-07-2026
Abstrak
:
Stres merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh remaja dan
dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun psikologis. Salah satu
alternatif alami yang dapat dilakukan untuk mencegah stres yaitu melalui
penggunaan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi dan
karakteristik lilin aromaterapi berbahan kulit jeruk dan minyak atsiri kayu putih
yang efektif dalam membantu menurunkan tingkat stress pada remaja. Penelitian
menggunakan variasi formulasi perbandingan minyak aromatic kulit jeruk dan
minyak atsiri kayu putih, yaitu F0 (0%:0%), F1(100%:0%), F2(75%:25%),
F3(50%:50%), F4(25%:75%), F5(0%:100%), dengan pengujian organoleptik, uji
hedonik dan uji waktu bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi F3
(50%:50%) merupakan formulasi yang paling disukai oleh responden karena
menghasilkan aroma yang seimbang, sementara karakteristik tekstur dan warna
pada seluruh formulasi cenderung homogen serta memiliki waktu bakar yang relatif
sama yaitu 4 jam.
dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun psikologis. Salah satu
alternatif alami yang dapat dilakukan untuk mencegah stres yaitu melalui
penggunaan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi dan
karakteristik lilin aromaterapi berbahan kulit jeruk dan minyak atsiri kayu putih
yang efektif dalam membantu menurunkan tingkat stress pada remaja. Penelitian
menggunakan variasi formulasi perbandingan minyak aromatic kulit jeruk dan
minyak atsiri kayu putih, yaitu F0 (0%:0%), F1(100%:0%), F2(75%:25%),
F3(50%:50%), F4(25%:75%), F5(0%:100%), dengan pengujian organoleptik, uji
hedonik dan uji waktu bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi F3
(50%:50%) merupakan formulasi yang paling disukai oleh responden karena
menghasilkan aroma yang seimbang, sementara karakteristik tekstur dan warna
pada seluruh formulasi cenderung homogen serta memiliki waktu bakar yang relatif
sama yaitu 4 jam.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.