Repository

Detail Karya Tulis

Pengaruh Kombucha Batang Pisang Tanduk sebagai Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir)

Nama Anggota
Nada Nufaisa Salsabila
Kelas
XII.8
NIS
12808
Nama Ketua
Arassy Kirana Sasongko
Kelas
XII.8
NIS
12781
Kategori
MIPA dan Teknik
Pembimbing
Mutiara Hapsari, S.Si., M.Si.
Tanggal Pengesahan
09-06-2026
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair (POC) limbah batang pisang tanduk (Musa corniculata L.) menggunakan metode fermentasi kombucha terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.). Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif yang dilaksanakan di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus pada bulan Maret–Mei 2026. Metode pengujian menggunakan tiga variasi perlakuan konsentrasi pemupukan harian, yaitu F0 (kontrol tanpa POC), F1 (3 mL POC), dan F2 (5 mL POC) dengan interval pengaplikasian setiap 7 hari selama 14 hari masa pengamatan. Parameter pertumbuhan vegetatif yang diukur meliputi tinggi batang, jumlah daun, dan panjang akar tanaman kangkung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kombucha batang pisang tanduk berpengaruh nyata dalam meningkatkan laju pertumbuhan tanaman. Perlakuan F2 memberikan hasil paling optimal dengan rata-rata pertumbuhan tinggi batang mencapai 29 cm, jumlah daun sebanyak 10 helai, dan panjang akar 12 cm. Keberhasilan pertumbuhan vegetatif ini didukung oleh ketersediaan unsur hara makro (N, P, K) pada batang pisang serta peran aktif SCOBY dalam menguraikan selulosa menjadi senyawa organik yang siap diserap tanaman. Disimpulkan bahwa POC kombucha batang pisang tanduk pada konsentrasi 5 mL (F2) memiliki potensi tinggi sebagai alternatif pupuk cair yang efektif dan ramah lingkungan.
Kata Kunci: Batang pisang tanduk, Kangkung darat, Kombucha, Pertumbuhan tanaman, Pupuk organik cair.

Pratinjau Dokumen

Akses Dokumen Dibatasi

Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.