Repository

Detail Karya Tulis

ECOLAB (Eco Enzyme and Lanzones Anti Rust Bio-Detergent) : Pemanfaatan Eco Enzyme dan Ekstrak Kulit Duku (Lansium domesticum) dalam Pembuatan Bio-deterjen Anti Korosi

Nama Anggota
Novia Najma Tsaqiba
Kelas
XII.9
NIS
12842
Nama Ketua
Keysa Aurelia Subekti
Kelas
XII.8
NIS
12831
Kategori
MIPA dan Teknik
Pembimbing
Naelatuz Zuhroh, S.Si.
Tanggal Pengesahan
07-05-2026
Abstrak
Limbah deterjen merupakan salah satu faktor yang menyebabkan pencemaran lingkungan, khususnya di perairan. Deterjen konvensional yang berbahan kimia tidak hanya berpotensi menyebabkan korosi pada logam, tetapi juga mengandung zat-zat yang berbahaya bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan bio-deterjen ramah lingkungan dengan memanfaatkan eco enzyme dan ekstrak kulit duku (Lansium domesticum) yang memiliki sifat antibakteri dan anti-korosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik deterjen ECOLAB dan aktivitasnya sebagai anti korosi. Metodologi penelitian meliputi pembuatan eco enzyme melalui proses fermentasi limbah buah dan sayur, ekstraksi kulit duku dengan metode maserasi serta formulasi bio-deterjen cair dengan variasi konsentrasi ekstrak kulit duku F0 (0%), F1(0,5%), F2(1%), F3(2%), F4(5%). Uji yang dilakukan meliputi karakteristik fisik deterjen (uji organoleptik, pH, stabilitas busa, daya pembersihan, viskositas, bobot jenis, dan sedimentasi), uji anti-korosi menggunakan metode penurunan berat, serta uji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bio-deterjen ECOLAB paling optimum adalah F4 dengan karakteristik berupa sediaan kental berwarna coklat dengan aroma lemon lime, pH sebesar 3, stabilitas busa sebesar 100%, viskositas sebesar 204,0 mPa.s, bobot jenis sebesar 0,951 g/ml, volume sedimentasi sebesar 1,020 ml. Pada pengujian anti korosi pada ECOLAB formula F1 dan F4 menunjukkan perlindungan terbaik terhadap laju korosi dengan kehilangan berat sebesar 0,003 mg dan 0,004 mg lebih rendah dibanding larutan NaCl sebagai kontrol negatif 0,014 mg. Pada pengujian antibakteri terhadap Staphylococcus aureus diperoleh pada formulasi F1 dan F4 memiliki daya hambat paling tinggi yaitu sebesar 0,4 cm.

Kata kunci: antibakteri, anti-korosi, bio-deterjen, eco enzyme, kulit duku.

Pratinjau Dokumen

Akses Dokumen Dibatasi

Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.