Pil Pencegah Inflamasi berbahan Ekstrak Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus)
Nama Anggota
: Ananda Nabila Aurella Ashshidiqi
Kelas
: XII.8
NIS
: 12780
Nama Ketua
: Nadia Najwa Aulia
Kelas
: XII.8
NIS
: 12809
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Hj. Qosidah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
18-05-2026
Abstrak
:
Inflamasi merupakan respons alami sistem kekebalan tubuh terhadap cedera, infeksi, atau paparan zat asing. Yang berfungsi untuk melindungi dan menyembuhkan jaringan tubuh yang rusak dengan cara membasmi ancaman dan memulai proses perbaikan, namun inflamasi yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan organ sehat, memicu stres oksidatif, serta meningkatkan risiko penyakit mematikan. Di dalam tanaman kumis kucing terdapat senyawa terpenoid (diterpen dan triterpen), polifenol, flavonoid, sterol dan minyak esensial. Dari senyawa tersebut, kumis kucing memilik aktivitas antioksidan, antibakteri, anti inflamasi, antifungi, dan mempunyai fungsi hepatoprotektif. Metode penelitian dilakukan melalui proses ekstraksi daun kumis kucing, formulasi sediaan pil, dan pengujian karakteristik fisik pil meliputi bentuk, kekerasan, serta waktu hancur. Selain itu, dilakukan uji aktivitas antiinflamasi secara sederhana untuk mengetahui efektivitas ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kumis kucing dapat diformulasikan menjadi sediaan pil dengan karakteristik yang baik dan berpotensi memberikan efek pencegahan inflamasi. Kandungan senyawa aktif pada kumis kucing diduga berperan dalam menghambat proses peradangan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pil ekstrak kumis kucing berpotensi dikembangkan sebagai alternatif herbal untuk membantu mencegah inflamasi.
Kata kunci: Inflamasi, kumis kucing, herbal, antiinflamasi, pil.
Kata kunci: Inflamasi, kumis kucing, herbal, antiinflamasi, pil.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.