INOVASI BIOPLASTIK PATI SINGKONG–EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calbura L.) SEBAGAI KEMASAN ANTIBAKTERI UNTUK MENCEGAH FOOD LOSS PADA PANGAN HEWANI SEGAR
Nama Anggota
: Achmad Syawal
Kelas
: XII.9
NIS
: 12817
Nama Ketua
: Ahmad Bahrul Aufa
Kelas
: XII.9
NIS
: 12818
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Drs. H. Karsidi, M.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
05-08-2026
Abstrak
:
Plastik sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari manusia, salah satunya sebagai kemasan makanan. Beragam jenis produk makanan yang dikemas untuk penggunaan sekali pakai karena dianggap praktis dan higienis, sehingga volume limbah kemasan makanan sekali pakai meningkat. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah solusi yang dapat mengurangi penggunaan plastik dan meminimalisasi dampak buruknya pada lingkungan. Bioplastik adalah salah satu bentuk inovasi sebagai solusi pencegahan menumpuknya limbah plastik sekali pakai. Bioplastik terbuat dari polimer yang dapat terdegradasi dengan cepat dan terbuat dari bahan alami. Salah satu bahan yang umum digunakan sebagai bioplastik adalah pati singkong. Pangan hewan segar seperti ikan segar adalah salah satu sumber protein hewani penting dalam makanan manusia. Akan tetapi, waktu simpan dan daya tahan yang terbatas meningkatkan potensi terjadinya food loss (kehilangan makanan). Salah satu penyebab food loss adalah tercemarnya makanan oleh bakteri, sehingga pembusukan terjadi lebih cepat. Antibakteri adalah zat yang dapat menghambat ataupun membunuh bakteri dengan cara mengganggu proses metabolisme bakteri. Zat tersebut dapat ditemukan pada banyak tanaman, salah satunya adalah daun Kersen (Muntingia calabura L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pembuatan kemasan antibakteri berbasis pati singkong dengan daun Kersen untuk pangan hewani segar seperti ikan segar sehingga, daya simpan lebih panjang dan meminimalisir terjadinya food loss. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan bioplastik yang akan dianalisis karakteristik dan aktivitas antibakterinya dengan uji organoleptik, uji kekuatan, uji biodegradasi, dan uji antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bioplastik antibakteri memiliki aroma, warna, dan tekstur yang baik. Bioplastik memiliki kekuatan yang baik, terdegradasi dengan cepat di dalam tanah, dan berhasil menghambat pertumbuhan bakteri pada pangan hewan segar secara efektif. Dengan demikian, inovasi bioplastik berbasis pati singkong dan ekstrak kersen terbukti efektif dan dapat memperpanjang daya simpan pangan hewan segar.
Kata kunci : bioplastik, pati singkong, daun kersen, antibakteri, pangan hewan segar
Kata kunci : bioplastik, pati singkong, daun kersen, antibakteri, pangan hewan segar
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.