Analisis: Faktor Rendahnya Motivasi dan Minat Pembelajaran Matematika Pada Siswa Jurusan Bahasa MAN 2 Kudus
Nama Anggota
: Jihan Syifa Alnayyara
Kelas
: 12.12
NIS
: 12460
Nama Ketua
: Aqila Hanum Salsabiela
Kelas
: 12.12
NIS
: 12453
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: Ary Susanto, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
28-04-2025
Abstrak
:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi dan minat pembelajaran matematika pada siswa jurusan Bahasa di MAN 2 Kudus. Matematika sering kali dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan, terutama bagi siswa yang tidak memiliki ketertarikan di bidang tersebut. Oleh karena itu, penting untuk memahami berbagai aspek yang mempengaruhi motivasi dan minat siswa dalam belajar matematika.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik kualitatif yang meliputi wawancara, catatan, dan observasi kelas terhadap siswa jurusan bahasa. Subjek penelitian terdiri dari beberapa siswa jurusan bahasa kelas XII di salah satu MAN 2 Kudus. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari hasil wawancara. penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap rendahnya motivasi dan minat siswa dalam pembelajaran matematika. Pertama, kurangnya pemahaman konsep dasar matematika menjadi penghalang utama bagi siswa untuk menikmati pelajaran ini. Banyak siswa yang merasa kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan, sehingga menimbulkan rasa frustrasi dan ketidakpercayaan diri.
Kedua, metode pengajaran yang digunakan oleh guru cenderung monoton dan kurang interaktif, sehingga siswa merasa tidak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Ketiga, adanya stigma negatif di kalangan siswa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan tidak relevan dengan jurusan yang mereka ambil, yaitu Bahasa. Selain itu, faktor lingkungan juga berperan penting dalam membentuk motivasi siswa. Dukungan dari orang tua dan teman sebaya sangat mempengaruhi sikap siswa terhadap pembelajaran matematika. Siswa yang mendapatkan dorongan positif dari orang tua cenderung memiliki minat yang lebih tinggi dalam belajar, sementara siswa yang tidak mendapatkan dukungan merasa kurang termotivasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi pendidik, pihak sekolah, dan orang tua untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan minat siswa, diharapkan dapat dilakukan intervensi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di MAN 2 Kudus, sehingga siswa tidak hanya mampu memahami materi, tetapi juga dapat menikmati proses belajar matematika.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik kualitatif yang meliputi wawancara, catatan, dan observasi kelas terhadap siswa jurusan bahasa. Subjek penelitian terdiri dari beberapa siswa jurusan bahasa kelas XII di salah satu MAN 2 Kudus. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari hasil wawancara. penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap rendahnya motivasi dan minat siswa dalam pembelajaran matematika. Pertama, kurangnya pemahaman konsep dasar matematika menjadi penghalang utama bagi siswa untuk menikmati pelajaran ini. Banyak siswa yang merasa kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan, sehingga menimbulkan rasa frustrasi dan ketidakpercayaan diri.
Kedua, metode pengajaran yang digunakan oleh guru cenderung monoton dan kurang interaktif, sehingga siswa merasa tidak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Ketiga, adanya stigma negatif di kalangan siswa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan tidak relevan dengan jurusan yang mereka ambil, yaitu Bahasa. Selain itu, faktor lingkungan juga berperan penting dalam membentuk motivasi siswa. Dukungan dari orang tua dan teman sebaya sangat mempengaruhi sikap siswa terhadap pembelajaran matematika. Siswa yang mendapatkan dorongan positif dari orang tua cenderung memiliki minat yang lebih tinggi dalam belajar, sementara siswa yang tidak mendapatkan dukungan merasa kurang termotivasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi pendidik, pihak sekolah, dan orang tua untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan minat siswa, diharapkan dapat dilakukan intervensi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di MAN 2 Kudus, sehingga siswa tidak hanya mampu memahami materi, tetapi juga dapat menikmati proses belajar matematika.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.