Pesta Lomban: Tradisi Sedekah Laut Larung Kepala Kerbau di Jepara sebagai Upaya Berdamai Dengan Alam
Nama Anggota
: Muhammad Farid Aufa
Kelas
: 12.12
NIS
: 12468
Nama Ketua
: Muhammad Yusuf Kurniawan
Kelas
: 12.12
NIS
: 12469
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: Muhammad Iqbal Faza, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
17-04-2025
Abstrak
:
Tradisi budaya lokal merupakan aset penting dalam membangun identitas dan harmoni antara manusia dan alam. Salah satu tradisi yang masih lestari hingga kini adalah Pesta Lomban atau tradisi sedekah laut larung kepala kerbau yang dilakukan oleh masyarakat pesisir Jepara. Penelitian ini bertujuan untuk menggali asal-usul, persyaratan pelaksanaan, serta manfaat dari tradisi tersebut, khususnya dalam konteks sosial, budaya, spiritual, dan ekologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tokoh adat, masyarakat pesisir, hingga generasi muda yang terlibat langsung dalam prosesi ritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini merupakan warisan turun-temurun yang mengakar kuat dalam masyarakat Jepara, dilaksanakan sebagai bentuk syukur kepada alam setelah bulan puasa. Ritual ini memiliki makna simbolik yang dalam, mulai dari pelarungan kepala kerbau hingga festival rakyat. Selain memperkuat solidaritas sosial dan memperkaya nilai spiritual masyarakat, tradisi ini juga memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui peningkatan kesadaran ekosistem laut. Pesta Lomban juga memiliki potensi sebagai daya tarik wisata berbasis budaya yang berkelanjutan. Tradisi ini menjadi cerminan harmonisasi antara budaya lokal dan alam dalam kehidupan masyarakat pesisir.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.