Identifikasi In Silico Kandidat Obat Senyawa Eugenol dari Cengkeh (Syzygium aromaticum) Sebagai Penghambat Enzim Asetilkolineterase (AChE) pada Penyakit Alzheimer
Nama Anggota
: Nabilla Salisa Azzahroh
Kelas
: 12.2
NIS
: 12121
Nama Ketua
: Laila Alivia Tsani
Kelas
: 12.2
NIS
: 12113
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Ema Nur Hidayah, S.Pd.M.Sc.
Tanggal Pengesahan
:
11-01-2025
Abstrak
:
Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif disebabkan oleh faktor terjadinya penurunan ikatan reseptor dengan neuron kolinergik pada area otak spesifik dan penurunan neurotransmisi yang dimediasi asetilkolin. Penurunan ini terjadi karena sel-sel saraf (neuron) di bagian otak yang terlibat dalam fungsi kognitif telah rusak dan tidak lagi berfungsi normal. Pada neuro patologi penyakit Alzheimer, neuron dan atrofi di korteks temporofrontal hilang yang menyebabkan terjadinya inflamasi. Senyawa dengan aktivitas inhibitor AChE diketahui merupakan kandidat obat yang menjanjikan untuk mengobati Alzheimer, antara lain yaitu eugenol. Cengkeh (Syzygium aromaticum) telah dilaporkan memiliki kandungan eugenol yang bersifat antioksidan dan anti inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa eugenol cengkeh (Syzygium aromaticum) dan turunannya sebagai kandidat obat penghambat enzim Asetilkolinesterase (AChE) pada penyakit Alzheimer menggunakan metode komputasi yaitu molecular docking. Pengujian dilakukan menggunakan perangkat lunak PyRx 0.8 untuk simulasi penambatan molekuler serta situs SwissADME dan PreADMET untuk menentukan drug likeness serta profil ADMET ligan uji. Enzim AChE dengan nomor PDB ID:6O4W dan native ligand Donepezil. Hasil penelitian menunjukkan dari tiga belas senyawa eugenol dan turunannya, dehydrodiisoeugenol memiliki nilai Binding Affinity dan nilai RMSD terbaik yaitu -10,6 dan 1,13. Senyawa turunan eugenol yang berpotensi sebagai kandidat obat Alzheimer diantaranya Dehydrodiisoeugenol, 1’- Acetoxyeugenol acetate, Pseudoisoeugenol 2-methylbutanoate, dan cis- Isoeugenol Z-Isoeugenol. Hasil Tes Ames menunjukkan hanya Dehydrodieugenol yang bersifat non-mutagen. Seluruh senyawa turunan eugenol dapat menyebabkan karsinogenik pada tikus atau mencit.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.