“NOSION” Nanospray Berbahan Ekstrak Daun Mangga (Mangifera indica) dan Daun Rambutan (Nephelium lappaceum) sebagai Inhibitor Korosi
Nama Anggota
: Fatih Azzam Robbani
Kelas
: 12.4
NIS
: -
Nama Ketua
: Ihsan Maulidan Nafi
Kelas
: 12.4
NIS
: 0072243668
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Sri Indrawati, S.Pd.M.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
08-03-2025
Abstrak
:
Indonesia merupakan negara tropis dengan curah hujan yang cukup tinggi,
sehingga cocok menjadi negara agraris. Curah hujan yang tinggi berdampak pada
sektor pembangunan, khususnya pada logam. Reaksi elektrokimia antara logam
dengan lingkungannya yang menyebabkan korosi, dapat menurunkan daya guna
logam, rapuh, kasar, dan mudah hancur. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut
adalah dengan menghambat proses perkaratan pada logam menggunakan inhibitor
korosi atau penghambat karat. Namun, Inhibitor korosi yang digunakan oleh
masyarakat pada umumnya dinilai kurang ramah lingkungan karena menggunakan
berbagai zat kimia yang berpotensi mencemari dan merusak lingkungan. Daun
mangga dan rambutan sering kali menjadi limbah karena jumlahnya yang banyak
dan kurangnya pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik dan pengaruh dari pemanasan gelombang mikro dalam pembuatan
inhibitor korosi menggunakan daun mangga dan rambutan. Metode yang digunakan
adalah eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintesis ekstrak daun
mangga dan rambutan menggunakan metode pemanasan microwave dan ultrasonic
bath menunjukkan flouresensi dengan ukuran partikel pada pengujian PSA sebesar
570,3 nm. Pada hasil uji skrining fitokimia didapatkan hasil bahwa daun mangga
dan daun rambutan positif mengandung senyawa tanin, flavonoid, dan saponin.
Senyawa tanin pada kedua daun tersebut berpotensi untuk digunakan sebagai
inhibitor korosi yang cukup efektif dan lebih ramah lingkungan, tentunya dengan
harga yang terjangkau. Persentase inhibisi daun mangga dan rambutan pada
konsentrasi 1% berturut-turut sebesar 58,9% dan 31,7%. NOSION merupakan
solusi efektif dan ramah lingkungan dalam mencegah korosi pada logam dengan
memanfaatkan ekstrak daun mangga dan rambutan yang mengandung senyawa
aktif, memiliki efektivitas tinggi pada sampel 8 menit, serta berpotensi untuk
dikembangkan secara luas.
sehingga cocok menjadi negara agraris. Curah hujan yang tinggi berdampak pada
sektor pembangunan, khususnya pada logam. Reaksi elektrokimia antara logam
dengan lingkungannya yang menyebabkan korosi, dapat menurunkan daya guna
logam, rapuh, kasar, dan mudah hancur. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut
adalah dengan menghambat proses perkaratan pada logam menggunakan inhibitor
korosi atau penghambat karat. Namun, Inhibitor korosi yang digunakan oleh
masyarakat pada umumnya dinilai kurang ramah lingkungan karena menggunakan
berbagai zat kimia yang berpotensi mencemari dan merusak lingkungan. Daun
mangga dan rambutan sering kali menjadi limbah karena jumlahnya yang banyak
dan kurangnya pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik dan pengaruh dari pemanasan gelombang mikro dalam pembuatan
inhibitor korosi menggunakan daun mangga dan rambutan. Metode yang digunakan
adalah eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintesis ekstrak daun
mangga dan rambutan menggunakan metode pemanasan microwave dan ultrasonic
bath menunjukkan flouresensi dengan ukuran partikel pada pengujian PSA sebesar
570,3 nm. Pada hasil uji skrining fitokimia didapatkan hasil bahwa daun mangga
dan daun rambutan positif mengandung senyawa tanin, flavonoid, dan saponin.
Senyawa tanin pada kedua daun tersebut berpotensi untuk digunakan sebagai
inhibitor korosi yang cukup efektif dan lebih ramah lingkungan, tentunya dengan
harga yang terjangkau. Persentase inhibisi daun mangga dan rambutan pada
konsentrasi 1% berturut-turut sebesar 58,9% dan 31,7%. NOSION merupakan
solusi efektif dan ramah lingkungan dalam mencegah korosi pada logam dengan
memanfaatkan ekstrak daun mangga dan rambutan yang mengandung senyawa
aktif, memiliki efektivitas tinggi pada sampel 8 menit, serta berpotensi untuk
dikembangkan secara luas.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.