1196 Hasil Pencarian

Efektivitas Digital Marketing pada Masa Covid-19 : Studi Kasus UMKM Kabupaten Jepara

Penulis: Anggita Eka Ardhana, Isyana Dwi Aryaningsih

Digital marketing merupakan kegiatan promosi dan pencarian pasar melalui media digital secara online. Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Jepara menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi pada masa Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui metode digital marketing yang digunakan dan alasan pemulihannya; (2) menganalisis efektivitas pelaksanaan metode digital marketing yang dipilih; (3) mengetahui kendala dalam penggunaan digital marketing yang digunakan; dan (4) mengkaji strategi pengembangan digital marketing kedepannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Adapun subjek pada penelitian ini terdiri atas 10 informan pemilik UMKM di Kota Jepara yang menggunakan metode penjualan digital melalui media sosial, took online, dan website. Dari hasil penelitian ini didapatkan data bahwa metode digital yang mampu membantu UMKM di Kota Jepara merupakan online shop seperti Tokopedia, Shopefood, dan objek online atau menggunakan media sosial seperti Instagram, status WhatsApp, dan grup WhatsApp. Selain media sosial tersebut website pribadi perusahaan juga mampu membantu UMKM dalam meningkatkan pemasarannya.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

PENGARUH PENGGUNAAN HANDPHONE (HP) TERHADAP INTERAKSI SOSIAL

Penulis: revy dellyawan, Irgi Fahrezi

Abstrak tidak tersedia untuk penelitian ini. Silakan lihat dokumen lengkapnya.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Studi Analisis Pengaruh Psychological Well-Being terhadap Kehidupan Pengemis Jalanan di Kota Kudus

Penulis: Shinta Nurul Farizah, Indana Zulfa Fibriani

Menurut Lukman (Herbyanti, 2009), kebahagiaan adalah tujuan setiap orang yang berupa kesenangan, kegembiraan dan kenikmatan serta tercapainya suatu tujuan. Setiap orang harus bahagia dengan caranya sendiri, bahkan pengemis jalanan juga. Orang yang kaya secara finansial karena berpenghasilan tinggi dinilai masyarakat sebagai orang yang bahagia (Sukarniati et al, 2017). Masalah kemiskinan seringkali bersumber dari rendahnya kualitas sumber daya manusia, baik dari segi kepribadian maupun keterampilan. Tidak dapat dipungkiri bahwa realita terus berkembang sesuai dengan realita yang muncul setiap saat, sehingga mau tidak mau manusia harus memenuhi kebutuhan yang ada. Pengemis merupakan gambaran dari orang yang tidak bisa bersaing di sektor formal karena pendidikan yang rendah, keterampilan yang tidak memadai, dan modal yang tidak cukup untuk memulai bisnisnya. Bagi beberapa orang, mengemis lebih banyak dicari daripada profesi lain. Tidak semua pengemis memiliki kehidupan yang sengsara, oleh karena itu kita ingin merasakan kebahagiaan jiwa seorang pengemis melalui Psychological Well-Being. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian tentang Psychological well-being pengemis jalanan di Kudus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara , dan dokumentasi yang bertujuan untuk menganalisis gaya hidup pengemis jalanan di kota Kudus, dan untuk mengkaji Psychological well-being kehidupan pengemis jalanan di kota Kudus. Dari hasil data yang diambil mengenai hal-hal terkait gaya hidup dan psychological well-being pengemis jalanan dikota Kudus, diketahui bahwa hasil penelitian mengenai gaya hidup pengemis jalanan adalah kurang. Sedangkan psychological well-being mereka cukup tinggi. Kata Kunci: Psychological well-being, Kehidupan, Pengemis Jalanan.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN LAYANAN GO-FOOD TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PESERTA DIDIK BOARDING KELAS XII MAN 2 KUDUS.

Penulis: Isna Luthfiyya Salsabila, Ilva Safara Dewi

Kemajuan teknologi kian menjawab masalah-masalah yang muncul dalam kehidupan manusia. Sebagai contoh kecil, dahulu seseorang ketika ingin membeli makanan atau minuman maka harus pergi ke rumah makan atau kedainya secara langsung. Adanya fitur Go-Food mampu memberikan kesempatan bagi konsumen untuk melakukan transaksi dengan cepat, mudah serta dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Namun selain kemudahan ternyata layanan Go-Food juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi pengguna diantaranya akan menimbulkan sikap malas, ketergantungan, dan perilaku konsumtif. Perilaku konsumtif ini juga terjadi dikalangan peserta didik boarding kelas XII MAN 2 Kudus. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh dan seberapa besar pengaruh kemudahan penggunaan layanan Go-Food terhadap perilaku konsumtif peserta didik boarding kelas XII MAN 2 Kudus. Penelitian ini menggunakan satu variabel independen yaitu variabel Kemudahan Penggunaan (X) dan satu variabel dependennya yaitu Perilaku Konsumtif (Y). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 122 peserta didik boarding kelas XII MAN 2 Kudus. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner berupa pernyataan melalui google form yang disebar kepada responden pengguna layanan Go- Food dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan pengolahan data menggunakan SPSS. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel independen (X) berpengaruh terhadap variabel dependen (Y). Besarnya koefisien determinasi ( R square) adalah 5,8%. Hal ini berarti variabel independen hanya mampu menjelaskan sebesar 5,8% variabel dependen, sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model regresi dalam penelitian ini. Kata kunci : Kemudahan Penggunaan, Perilaku Konsumtif, Go-Food

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

PENGARUH ORANG TUA MERANTAU TERHADAP POLA PENDIDIKAN DAN AKHLAK ANAK USIA 6 – 12 TAHUN DI DESA BANDUNGREJO KABUPATEN DEMAK

Penulis: I'anatun Nafi'ah, Ida Asriani

Undang-undang Nasional nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan menyebutkan bahwa jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal, dan informal. Jalur pendidikan sekolah atau formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah melalui kegiatan belajar mengajar secara berjenjang dan berkesinambungan. Keluarga dan pendidikan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan sebab jika ada keluarga pasti ada pendidikan. Keluarga merupakan pendidikan terkecil, cikal bakal sebuah kehidupan dimulai, pendidikan paling pertama dan utama. Ketika ada orang tua yang ingin mendidik anaknya, maka pada waktu yang sama ada anak yang mendapatkan pendidikan dari orang tua. Disini munculah pendidikan keluarga atau yang sering disebut dengan pendidikan informal, artinya pendidikan yang berlangsung dalam keluarga dan dilaksanakan sebagai tugas dan tanggung jawabnya dalam mendidik anak dan keluarga.Setiap keluarga mempunyai cara dalam mendidik anak masing masing. Merantau merupakan salah satu pekerjaan yang sangat diminati oleh para masyarakat terutama para laki-laki memilih merantau dibanding bekerja di tempat kelahirannya karena mereka beranggapan bahwa dengan merantau akan mendapatkan hasil atau uang yang banyak sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarga. Kata kunci : Keluarga dan pendidikan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan sebab jika ada keluarga pasti ada pendidikan.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

ANALISIS TRADISI 10 SURA HAUL SYEKH AHMAD ALMUTAMAKKIN TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA KAJEN KABUPATEN PATI

Penulis: Fathimah, Hafni Naylanaja

Tradisi 10 Sura Syekh Ahmad Al-Mutamakkin atau biasa disebut haul ini senantiasa mengundang banyak masyarakat untuk datang mengunjungi desa Kajen dengan berbagai macam tujuan seperti ziarah ataupun berdagang. Haul yang sudah melekat pada desa ini pun pasti memegang peran yang besar dalam pengaruh kehidupan sosial maupun ekonomi desa Kajen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris mengenai analisis pengaruh tradisi 10 Sura Syekh Ahmad Al-Mutamakkin terhadap kehidupan sosial, ekonomi masyarakat Desa Kajen Kabupaten Pati, serta mengetahui sejarah dan latar belakang tradisi 10 Sura Syekh Ahmad Al-Mutamakkin. Penelitian ini menggunakan pendekatan folklor dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik dalam pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tradisi 10 Sura 10 Suro Syekh Ahmad Al-Mutamakkin merupakan budaya dari desa Kajen yang sudah melekat dan sudah menjadi pengetahuan umum oleh penduduk sekitarnya tentang tokoh yang sangat dihormati dan tradisi yang didasarinya. Serta peningkatan dan pengaruh langsung dibidang ekonomi maupun sosial terhadap masyarakat sekitar dikerenakan potensi yang ada di Kajen dapat diihat dari aspek wisata religi mengingat di Kajen terdapat makam waliyullah KH Mutamakkin dimana setiap harinya selalu diramaikan oleh peziarah dari masyarakat sekitar maupun dari luar daerah.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Penulis: Tidak diketahui

Abstrak tidak tersedia untuk penelitian ini. Silakan lihat dokumen lengkapnya.

Umum Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Inovasi Self Heating Food Flamelles Sebagai wadah makanan Berdasarkan Paham Ecopreneur Upaya Sustainable Economy

Penulis: Muhammad ulung ridho prasojo, Dimas Bantolo Aji Penanggungan

Penelitian ini bertujuan untuk menginovasi wadah Makan yang dapat menghangatkan Makanan, ramah lingkungan, serta untuk ekonomi berkelanjutan. Self Heating Food Flamelles Adalah Tempat Wadah makanan Yang Dapat Menghangatkan makanan Yang Di Simpan Tanpa Menggunakan Alat Pemanas Konvensional Maka dari itu kami bersama UMKM menciptakan wadah Bekal Makanan yang Dapat Menjadi Tempat Penghangat makanan Dan membantu UMKM untuk menentukan target pasar. Analisa data kami menggunakan wawancara, observasi, SWOT kami ingin menganalisa strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), oppurtunities (peluang), threats (ancaman) kami menggunakan teknik insidental sampling, teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Filosofi Kearifan Lokal Gusjigang dalam Pendidikan untuk Peserta Didik Berkarakter Mandiri pada Peserta Didik MAN 2 KUDUS

Penulis: Riza Aliyyatun Nafi'ah, Aina Salsabila

Gusjigang (Bagus.Ngaji dan berdagang) merupakan filosofi yang dapat diterpkan untuk pembentukan karkter generasi bangsa agar menciptakan generasi yang maju tanpa meninggalkan nilai religius di dalamya. Gusjigang menjadi representasi dari masyarakat Kudus yang bagus dalam penampilan, perilaku yang baik, mempunyai jiwa wirausaha, serta gemar belajar dan mencari ilmu. Penelitian dilakukan agar mengetahui apakah para di man 2 kudus menerapkan filosofi gusjigang ini untuk diterapkan kepada peserta didiknya, penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif sehingga berbentuk deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang dibagikan kepada beberapa narasumber. Dalam Penelitian ini kami mengambil narasumber untuk kami dijadikan sampel yaitu kelas X dan XI. Hasil dari penlitian ini mayoritas siswa kelasX dan XI sudah menerapkan filosofi ini. Semua karakter itu dapat di implementasikan ke dalam kehidupan sehari hari dan diharapkan dapat membawa pengaruh yang baik bagi kedepannya.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

TOXIC FRIENDSHIP : PERUBAHAN KEPRIBADIAN REMAJA YANG DIPENGARUHI OLEH CIRCLE PERTEMANAN YANG TIDAK SEHAT

Penulis: Nabila Rahma Aulia, Zulfa Uliya Rahma

Kehidupan sosial remaja, termasuk pertemanan mereka, memiliki dampak besar pada perkembangan kepribadian mereka. Terdapat pengaruh positif dan negatif dari pertemanan sebaya, dan terkadang ada hubungan pertemanan yang toksik yang dapat memengaruhi perilaku dan prestasi akademik siswa. Oleh karena itu, penelitian akan dilakukan untuk mengeksplorasi dampak circle pertemanan yang tidak sehat di sekolah terhadap perubahan kepribadian siswa. Studi penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau tulisan dari orang-orang serta perilaku yang dapat diamati dengan metode pengumpulan data melalui wawancara. Sebagai sampel peneliti mempertimbangkan untuk memilih siswa/i MAN 2 Kudus kelas XII IPS 2. Fokus penelitian adalah perubahan perilaku peserta didik yang dipengaruhi oleh lingkaran pertemanan. Penelitian ini menyoroti pentingnya kesadaran remaja dan orang tua tentang dampak besar yang dimiliki oleh circle pertemanan mereka terhadap perkembangan kepribadian. Memilih pertemanan yang baik dan berperilaku positif dalam pertemanan adalah faktor penting dalam membentuk remaja menjadi individu yang seimbang dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Sebaliknya, pertemanan yang tidak sehat dapat merusak perilaku remaja dan menyebabkan perubahan negatif yang perlu diwaspadai. Sebaiknya sebagai orang tua hendaknya selalu memperhatikan dan memberikan pengawasan serta bimbingan kepada anak-anaknya. Hal ini sangat diperlukan karena anak rentan terhadap pengaruh lingkungan. Orang tua harus memberikan teladan yang baik untuk anak-anaknya karena orang tua sangat berperan dalam pembentukan kepribadian anak. Kata kunci : Toxic Friendship, Keperibadian

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail